first
  
last
 
 
start
stop
Home
12
Apr
2012
Bantuan Dirjen Holtikultura turun di Sambau

Direktorat Jenderal Hortikultura kementerian Pertanian memberikan bantuan kepada Petani di Kelurahan Sambau Kecamatan Nongsa. Bantuan ini berupa Benih Cabai, Mesin mini Traktor, pupuk Kandang, NPK , Kompos dan penunjang lainnya sesuai dengan Rencana Usaha Kelompok. Bantuan Direktorat Jenderal Hortikultura kementerian Pertanian berbentuk  Program Penggerak Membangun Desa (PMD) untuk perluasan tanaman cabai seluas 4 hektar lahan  yang dikelola  4 kelompok tani, yaitu kelompok Subur Makmur, Sumber Rejeki, Tunas Karya dan Harapan Jaya. Kelompok tani ini memilih komoditi Cabai ini karena harga cabai di Kota Batam sangat fkultuatif tergantung pasokan dari Pulau Jawa dan Medan. Sementara itu kepala Bidang Pertanian Dinas KP2K Batam, Iiek Betty mengharapkan petani di Kelurahan Sambau dapat memasok kebutuhan untuk Kota Batam meskipun belum secara keseluruhan

Penyerahan secara simbolis ini diadakan pada hari Sabtu tanggal 7 April 2012 yang di hadiri Kelompok Tani penerima bantuan , Lurah Sambau Bapak Usmar, Kabid Pertanian, Ir. Iiek Betty.S, dan Pegawai Dinas Kelautan,Perikanan,Pertanian dan Kehutanan Kota Batam Bidang Pertanian.

 
23
Feb
2012
Tim Pengawas KP2K Sidak Pasar Batam

Pemberitaan di berbagai media terkait beredarnya ikan berformalin di pasar-pasar Batam, langsung ditindaklanjuti Dinas Kelautan, Perikanan, Kelautan, dan Kehutanan Kota Batam. Pada Kamis (22/2) lalu, sebanyak 8 orang Tim Pengawas melakukan sidak ke 4 pasar yang tersebar di Batam, yaitu Pasar Ciptapuri, Tiban Center, Tos 3000, dan Pasar Penuin. Kepala Bidang Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Dinas KP2K Batam, Adnan Ismail mengatakan setiap bulan tim nya selalu turun sidak pasar untuk memastikan ikan-ikan yang di jual pedagang layak di konsumsi. " namun begitu mendapat info seperti ini, kami kembali melakukan sidak." Sementara itu Kasi Bina Mutu Pengolahan dan Pemasaran, Wan Irham mengatakan pihaknya mengambil 10 sampel ikan untuk di periksa di Labolatorium Karantina Ikan. " Hasilnya akan diketahui beberapa hari lagi". Ikan impor yang dijadikan sampel antara lain Ikan Benggol, kembung, Fatin, Bandeng, dan Cumi jari.

programKP2K@ind

 
19
Feb
2012
Kelompok Binaan KP2K Panen lele


Program pengembangan budidaya lele yang dilakukan Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Kehutanan (DKP2K) Kota Batam telah menuai hasil. Sekitar 200 pembudidaya lele binaan dinas KP2K menikmati panen lele dengan total 1.385 kg. Kegiatan panen lele ini dilaksanakan tanggal 8 Februari lalu di Kelurahan Tanjung Riau. Kepala Dinas KP2K, Suhartini dalam sambutannya mengatakan kegiatan panen lele ini bertujuan untuk meningkatkan produksi lele di Kota Batam, sehingga akan mengurangi ketergantungan impor lele dari negara jiran, Malasyia.  Pejabat pembuat komitmen kegiatan pengembangan usaha perikanan budidaya, Alexander mengatakan kegiatan yang bersumber dari dana APBD I dan APBD II ini, direalisasikan pada Bulan Desember 2011. Jumlah penerima bantuan ini 396 orang.(ind@prog)

 
24
Jan
2012
Membidik Pemanfaatan Pulau-pulau Kecil dan Pulau Terdepan Kepri
 
20
Oct
2011
Pengentasan Kemiskinan

 

Narasumber sedang mempraktekkan pembuatan Nugget Ikan

(Kegiatan pengolahan hasil laut TA 2011)

 
20
Oct
2011
Ayam Impor Malaysia tidak Dibutuhkan Batam

BATAM--MICOM: Batam tidak membutuhkan ayam impor dari Malaysia, karena kebutuhan selama ini mampu dipenuhi dari Jawa.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Kelautan Perikanan Peternakan dan Kehutanan (KP2K) Kota Batam, Sri Yunelli, mengatakan, ayam dan turunannya memang tidak bisa diimpor.

Hal itu disebabkan kebutuhan selama ini bisa dicukupi dari produksi nasional. Hingga saat ini Kementerian Pertanian tidak mengizinkan adanya impor daging ayam.

Yunelli menambahkan, jika ada ayam dari Malaysia yang masuk ke Batam melalui pelabuhan-pelabuhan rakyat  bisa dipastikan barang tersebut ilegal.

"Kebutuhan ayam setiap hari mencapai sekitar 50.000 ekor. Sekitar 70-80 persen dipenuhi ayam segar dari peretnak lokal, sedangkan 20-30 persen sisanya dipenuhi ayam beku dari Jawa," tambah Sri Yunelli, di Batam, Kamis (20/10).

Ia menambahkan, jika tidak terjadi gangguan cuaca yang mengakibatkan peternak gagal panen, pasokan ayam di Batam sangat aman dan tidak mengalami lonjakan harga yang signifikan. (Ant/OL-10)

 
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>

Copyright © 2012. Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Kehutanan.